Air conditioner ( AC) dan Air cooler seringkali dianggap alat yang sama oleh sebagian besar orang. Walau memiliki fungsi sama untuk mendinginkan ruangan, namun keduanya jelas berbeda. Apa saja perbedaan Air Cooler dengan Air Conditiner? yuk simak

Perbedaan Fitur antara Air cooler dan AC

  • Air cooler hanya mendinginkan udara, sedangkan AC memiliki 2 fitur yaitu mendinginkan dan memanaskan udara. 
  • Air cooler memiliki daya konsumsi listrik lebih rendah. Sementara, AC daya listrik lebih tinggi.
  • Air cooler bekerja  menghilangkan panas di udara dengan menggunakan bantalan penyerap air. Sedangkan AC mengatur suhu udara dengan menggunakan pendingin kimiawi dan freon.
  • Air cooler umumnya portabel dan mudah dipindah-pindahkan ke mana pun. Sementara AC biasanya permanen dan susah dipindahkan setelah dipasang. 
  • Penggunaan air cooler cocok untuk di area kering, sementara AC cocok di area kering dan lembab.

Harga 

Air cooler lebih murah daripada AC. Bisa dibawah Rp 1 jutaan, sedangkan AC harganya diatas 2 juta umumnya. 

Ruang dan konsumsi daya 

AC memiliki watt lebih tinggi dan dapat menghabiskan banyak listrik. Namun, sedangkan Air Cooler rendah, sehingga lebih hemat daya 

Pemeliharaan 

Air cooler menggunakan banyak Air, jadi setiap habis harus diisi kembali untuk bisa digunakan, kapasitas tergantung ukurang Air Cooler. Perawatan ringan juga

Sementara AC cukup dirawat secara teratur di Tukang Service AC

Fungsi 

Air cooler dan AC berbeda dalam cara kerjanya. Air cooler menyerap air panas, melewatkannya melalui bantalan penyerap basah, dan mendinginkan udara. Sementara AC menggunakan pendingin kimiawi untuk mengkondisikan udara dan mengubah suhunya. AC membuat kondisi udara menjadi lebih baik dengan menyediakan fasilitas pengatur suhu dan kelembaban. Juga menyaring udara kotor

Iklim 

Air cooler tidak dirancang untuk daerah beriklim lembab Lalu, Sedangkan AC bekerja baik di area lembab sebab mampu memanaskan udara sekitar atau menyerap kelembaban

Pengaruh terhadap lingkungan 

Air cooler cooler jelas lebih ramah lingkungan sebab tidak memakai bahan kimiawi, sementara AC yang masih memakai CFL tidak baik untuk lingkungan. Namun jangan kuatir sekarang banyak AC yang memiliki teknologi ramah lingkungan